Rabu, 07 Maret 2018

Industri yang Utama, Pertanian yang Pertama

Oleh : Irma Alvionita 

            Pada dasarnya memang negara Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Negara yang subur dengan semua sumber daya alamnya. Tetapi, di Negara Indonesia juga terdapat industri yang dapat mendorong suatu perekonomian bangsa Indonesia. perindustrian terus berdatangan karena di Indonesia merupakan wilayah yang strategis yang dapat di jangkau oleh perdagangan Internasional. Tetapi jika saya sebagai pemerintah, apakah Indonesia lebih berpihak pada industri atau pada pertanian dengan sumber daya alam yang subur?
            Jika di bandingkan, maka seharusnya Indonesia harus lebih berfokus pada suatu sektor pertanian, karena negara Indonesia sejak dahulu sampai sekarang memiliki icon atau disebut sebagai negara agraris. Dan dari situasi tersebut secara tidak langsung negara Indonesia memiliki suatu modal yang sangat memadai untuk pengembangan perekonomian bangsa Indonesia. Tersedianya modal yang cukup dari sektor pertanian akan berpengaruh besar terhadap perekonomian bangsa Indonesia,  apabila dilakukan dengan pengelolaan yang baik. Memang potensi di negara Indonesia terbesar terdapat pada sektor agraris, tetapi tidak semuanya harus di jadikan sektor pertanian karena tidak semua daerah cocok untuk sektor pertanian.
            Dengan adanya pemfokusan ke sektor pertanian di haruskan pemerintah lebih hati-hati dalam mengelola pertanian untuk pemasok keperekonomian di Indonesia sebagai penambahan devisa negara. Sebenaranya jika pemerintah bisa mengelola pertanian dengan baik di Indonesia, sistem pertanian akan unggul dalam peringkat nasional maupun internasional karena Indonesia sudah memiliki semuanya (sumber daya alam yang melimpah). Terdapat cara lain yang dapat mengunggulkan pertanian di Indonesia yaitu melalui pengembangan komunitas dalam masyarakat misalnya disetiap desa yang dimana terdapat komunitas tersebut diatur dan dikembangkan oleh pemerintah untuk bersama-sama menciptakan suatu sistem pertanian dengan adanya kebutuhan pokok atau beras, maka paling tidak mereka mampu menyumbang untuk seluruh pasokan beras melalui pertanian di Indonesia dan imbasnya lagi negara kita akan di pandang sebagai suatu negara agraris yang unggul. Dan jangan sampai, jika negara kita sudah dianggap sebagai negara agraris tetapi masih tetap mengimpor beras di negara-negara penghasil beras terbesar seperti halnya mengimpor besar dari  negara Filiphina
Dan kemudian terdapat cara lain yang dapat mengunggulkan pertanian di Indonesia yaitu kita (negara Indonesia) memiliki banyak sarjana pertanian anggap saja 5000 sarjana yang telah unggul dalam bidang masing-masing. Kita (negara Indonesia)  juga memiliki pemerintahan yang dimana pemerintah tersebut bisa mendistrbusikan ke titik potensial dan dengan cara itu pertanian juga akan maju. Dengan cara tersebut juga anggaran yang dikeluarkan tidak akan sebesar pengembangan di industri dan masyarakat menengah kebawah dapat mengikuti sektor tersebut serta tidak merasa tersingkirkan di dunia pertanian.
            Bagaimana dengan industri?. Pembangunan industri di negara Indonesia memang perlu tetapi harus dibangun sesuai dengan situasi yang ada sekarang di Indonesia. SDM di Indonesia memang belum memadai untuk mengelola industri dengan baik, buktinya saja kita tersaingi dengan transnasional coorporation yang dimana bisnis tersebut menjajah kita lewat suatu globalisasi dalam perekonomian.
Dari hal tersebut memang terlihat sangat baik karena negara kita di pandang sebagai negara yang modern. Tetapi sebenarnnya dengan tanda kutip negara kita memiliki arti sebagai pembantu dari negara tersebut. Dan jika dilihat dari tujuan zero hunger  dan no poverty misalnya kita membangun industri, rakyat-rakyat kecil akan semakin tersingkirkan dengan keberadaan industri yang notabene hanya menginginkan tenaga ahli dan sedangkan rakyat kecil tidak bisa berbuat apa-apa.
            Tetapi agar perekonomian Indonesia menjadi maju sejatinya harus melibatkan suatu industri. Tetapi dengan syarat harus memberikan potensi lebih besar untuk memaksimalkan dalam hal pertanian dan jika telah memiliki nilai lebih dalam mengelola sektor pertanian serta meningkatkan SDM yang berkualitas agar dapat mengelola baik dari sektor industri maupun sektor pertanian tersebut, baru membangun sektor industri dengan cacatan industri tersebut tidak boleh merusak pertanian dan harus adanya AMDAL agar alam tetap terjaga dengan baik.  Dan nantinya pasti ada keterkaitan antara industri dengan pertanian. Industri akan membutuhkan suatu pertanian dan pertanian akan membutuhkan suatu industri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Industri yang Utama, Pertanian yang Pertama

Oleh : Irma Alvionita              Pada dasarnya memang negara Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Negara ...