Oleh : Irma Alvionita
Pada dasarnya memang negara
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Negara yang
subur dengan semua sumber daya alamnya. Tetapi, di Negara Indonesia juga
terdapat industri yang dapat mendorong suatu perekonomian bangsa Indonesia.
perindustrian terus berdatangan karena di Indonesia merupakan wilayah yang
strategis yang dapat di jangkau oleh perdagangan Internasional. Tetapi jika
saya sebagai pemerintah, apakah Indonesia lebih berpihak pada industri atau
pada pertanian dengan sumber daya alam yang subur?
Jika di bandingkan, maka seharusnya
Indonesia harus lebih berfokus pada suatu sektor pertanian, karena negara
Indonesia sejak dahulu sampai sekarang memiliki icon atau disebut
sebagai negara agraris. Dan dari situasi tersebut secara tidak langsung negara
Indonesia memiliki suatu modal yang sangat memadai untuk pengembangan
perekonomian bangsa Indonesia. Tersedianya modal yang cukup dari sektor
pertanian akan berpengaruh besar terhadap perekonomian bangsa Indonesia, apabila dilakukan dengan pengelolaan yang
baik. Memang potensi di negara Indonesia terbesar terdapat pada sektor agraris,
tetapi tidak semuanya harus di jadikan sektor pertanian karena tidak semua
daerah cocok untuk sektor pertanian.
Dengan adanya pemfokusan ke sektor
pertanian di haruskan pemerintah lebih hati-hati dalam mengelola pertanian
untuk pemasok keperekonomian di Indonesia sebagai penambahan devisa negara.
Sebenaranya jika pemerintah bisa mengelola pertanian dengan baik di Indonesia,
sistem pertanian akan unggul dalam peringkat nasional maupun internasional
karena Indonesia sudah memiliki semuanya (sumber daya alam yang melimpah).
Terdapat cara lain yang dapat mengunggulkan pertanian di Indonesia yaitu melalui
pengembangan komunitas dalam masyarakat misalnya disetiap desa yang dimana
terdapat komunitas tersebut diatur dan dikembangkan oleh pemerintah untuk
bersama-sama menciptakan suatu sistem pertanian dengan adanya kebutuhan pokok
atau beras, maka paling tidak mereka mampu menyumbang untuk seluruh pasokan
beras melalui pertanian di Indonesia dan imbasnya lagi negara kita akan di
pandang sebagai suatu negara agraris yang unggul. Dan jangan sampai, jika
negara kita sudah dianggap sebagai negara agraris tetapi masih tetap mengimpor
beras di negara-negara penghasil beras terbesar seperti halnya mengimpor besar
dari negara Filiphina
Dan kemudian
terdapat cara lain yang dapat mengunggulkan pertanian di Indonesia yaitu kita
(negara Indonesia) memiliki banyak sarjana pertanian anggap saja 5000 sarjana
yang telah unggul dalam bidang masing-masing. Kita (negara Indonesia) juga memiliki pemerintahan yang dimana
pemerintah tersebut bisa mendistrbusikan ke titik potensial dan dengan cara itu
pertanian juga akan maju. Dengan cara tersebut juga anggaran yang dikeluarkan
tidak akan sebesar pengembangan di industri dan masyarakat menengah kebawah
dapat mengikuti sektor tersebut serta tidak merasa tersingkirkan di dunia
pertanian.
Bagaimana dengan industri?.
Pembangunan industri di negara Indonesia memang perlu tetapi harus dibangun
sesuai dengan situasi yang ada sekarang di Indonesia. SDM di Indonesia memang
belum memadai untuk mengelola industri dengan baik, buktinya saja kita
tersaingi dengan transnasional coorporation yang dimana bisnis tersebut
menjajah kita lewat suatu globalisasi dalam perekonomian.
Dari
hal tersebut memang terlihat sangat baik karena negara kita di pandang sebagai
negara yang modern. Tetapi sebenarnnya dengan tanda kutip negara kita memiliki
arti sebagai pembantu dari negara tersebut. Dan jika dilihat dari tujuan zero
hunger dan no poverty
misalnya kita membangun industri, rakyat-rakyat kecil akan semakin
tersingkirkan dengan keberadaan industri yang notabene hanya menginginkan
tenaga ahli dan sedangkan rakyat kecil tidak bisa berbuat apa-apa.
Tetapi agar perekonomian Indonesia
menjadi maju sejatinya harus melibatkan suatu industri. Tetapi dengan syarat
harus memberikan potensi lebih besar untuk memaksimalkan dalam hal pertanian
dan jika telah memiliki nilai lebih dalam mengelola sektor pertanian serta
meningkatkan SDM yang berkualitas agar dapat mengelola baik dari sektor
industri maupun sektor pertanian tersebut, baru membangun sektor industri
dengan cacatan industri tersebut tidak boleh merusak pertanian dan harus adanya
AMDAL agar alam tetap terjaga dengan baik. Dan nantinya pasti ada keterkaitan antara
industri dengan pertanian. Industri akan membutuhkan suatu pertanian dan
pertanian akan membutuhkan suatu industri.